Home » Agama » Alasan Dibalik Pelarangan Judi oleh Agama dan Negara

Alasan Dibalik Pelarangan Judi oleh Agama dan Negara

pkv games – ┬áPermainan judi masih saja menjadi bahan perdebatan di berbagai kalangan. Ada yang membolehkan menganggap judi hanyalah sekadar permainan belaka, dan ada juga yang melarang karena dampak negatif yang demikian banyak terjadi disebabkan permainan ini.

Judi memang masih menjadi wilayah sensitivitas bagi masyarakat umum. Banyak opini pro kontra yang menyertai permainan ini. Mereka sama-sama memiliki alasan yang kuat dan meyakini jika alasan yang mereka yakini itu benar.

Di beberapa negara, ada yang melegalkan perjudian dan membuat undang-undang terkait hal ini. Pemerintah negara tersebut menerapkan sistem pajak pada perusahaan yang bergerak di bidang perjudian. Pajak yang diperoleh nantinya akan digunakan untuk kepentingan rakyat seperti perekonomian, pendidikan, dan lain-lain.

Permainan Judi Hancurkan Generasi. Benarkah? Permainan judi semakin hari kian meresahkan masyarakat saja. Pasalnya, teknologi yang sudah sangat canggih begitu memudahkan masyarakat untuk bisa mengakses permainan ini dengan mudah. Padahal, agama dan negara sudah secara tegas dan lugas melarang permainan ini.

Baru-baru ini gubernur Nusa Tenggara Timur menyampaikan keresahaannya dengan membentuk rapat terbuka. Pertemuan tersebut dihadiri oleh bupati dan wakit bupati, kepala camat dan lurah, kepala desa, pemuka agama, dan juga tokoh masyarakat. Tidak ketinggalan tenaga kesehatan dan tenaga pendidik se-kota Balu turut serta dalam rapat tersebut.

Berbeda dengan di Indonesia, pemerintah menerbitkan pelarangan judi karena dianggap merupakan satu bentuk kejahatan. Hal tersebut tertuang jelas pada satu pasal dalam undang-undang. Pelaku perjudian akan dikenakan denda sebesar 25 juta rupiah atau kurungan penjara selama 10 tahun.

Judi merupakan permainan yang melibatkan dua orang atau lebih dengan cara mempertaruhkan harta benda yang mereka miliki untuk mendapatkan keuntungan. Pemain yang memenangkan pertandingan akan mendapatkan uang atau barang berharga yang dipertaruhkan oleh lawan yang kalah.

Di sini Anda bisa melihat bahwa permainan judi memang sangat merugikan para pemain yang mengalami kekalahan. Oleh sebab itulah semua agama di Indonesia sangat melarang permainan ini. Bahkan dalam kitab suci umat Islam, permainan ini jelas-jelas dituliskan merupakan perbuatan dosa besar.

Permainan judi pkv games sudah pasti menjadi salah satu penyebab lalainya generasi muda untuk berkreativitas. Mereka juga dididik menjadi pemalas yang menggantungkan rezekinya hanya dari perjudian yang sudah sangat jelas merugikan orang lain.

Oleh karena itu pelarangan judi memang layak untuk diberantas hingga ke akar-akarnya agar bangsa ini bisa menghasilkan generasi unggul yang sarat dengan prestasi yang memukau.

Unsur Berjudi

Saat ini, permainan judi tidak hanya dilakukan di dalam dunia nyata, yaitu dengan cara bertatap muka langsung dengan bandar dan para pemain lain. Judi online yang mungkin sering Anda dengar dengan istilah poker dan togel juga sangat marak dan memiliki banyak sekali pemain.

Memang, tidak semua game online merupakan judi karena ada tiga unsur yang jika ini terdapat pada permainan online tersebut, maka game tersebut tergolong permainan judi yang dilarang agama dan juga pemerintah.

Berikut 3 (tiga unsur) yang menyebabkan satu permainan termasuk judi:

  • Ada permainan yang melibatkan lebih dari satu orang.

Jika hanya terdiri dari satu orang, maka permainan tersebut bukan terkategorikan judi.

  • Ada pertaruhan seperti harta dan barang berharga milik pemain.

Jika salah satu pemain memenangkan pertandingan, maka pemain lawan harus menyerahkan uang atau barang taruhannya kepada pemenang. Hal ini sangat jelas merugikan pihak-pihak yang kalah. Oleh sebab itu, agama dan juga pemerintah berkeras untuk melakukan pelarangan judi.

  • Ada keuntungan yang diperoleh dari uang atau barang yang dipertaruhkan dan diketahui sebelum permainan dimulai.

Pihak yang menang mendapatkan keuntungan sedangkan pihak yang kalah memperoleh kerugian dalam jumlah yang bisa jadi tidak sedikit.

Alasan Bermain Judi

Anda tentu ingin mengetahui kenapa banyak sekali orang yang tertarik dan terperdaya dengan permainan ini. Padahal, jelas-jelas permainan ini menimbulkan banyak sekali dampak negatif yang merugikan tidak hanya pemain, tetapi juga keluarga dan masyarakat sekitar.

Walaupun telah secara jelas dilarang oleh pemerintah dan juga agama, tetap saja ada dan bahkan banyak yang diam-diam tetap melakukan permainan ini. Apalagi dengan adanya permainan judi online, para pemain merasa lebih aman karena tidak perlu keluar rumah untuk bisa memainkannya.

Ada beberapa alasan yang kerap dijadikan landasan bagi para pemain untuk melegalkan pelarangan judi seperti berikut ini:

  • Ada iming-iming keuntungan yang sangat besar diperoleh jika menang.
  • Ada teman yang mengajak untuk ikut bermain.
  • Awalnya hanya sekadar coba-coba.
  • Menganggap judi bisa membuat nasib jauh lebih baik.
  • Berasumsi jika judi bisa membuat keadaan ekonomi membaik.
  • Kebiasaan buruk yang susah sekali dihilangkan.
  • Mudah dilakukan dalam mendapatkan uang.
  • Menganggap judi sebagai bisnis atau usaha yang menguntungkan.
  • Malas berusaha dan bekerja dengan sedikit lebih keras.

Risiko Berjudi

Jika Anda berniat untuk melakukan permainan ini, sebaiknya Anda terlebih dahulu mempertimbangkan risiko yang akan Anda alami seperti berikut ini:

  • Masuk penjara dengan masa tahanan minimal 10 tahun.
  • Diharuskan untuk membayar denda sebanyak 25 juta rupiah.
  • Dihujat dan dikucilkan oleh keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar.
  • Mendapat hukuman dari Allah atas dosa besar yang dilakukan.

Pelarangan judi oleh pemerintah sudah selayaknya mendapat apresiasi dari masyarakat karena membuat lingkungan menjadi lebih aman, tenang, dan nyaman.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *