Home » Agama » Larangan Judi dalam Berbagai Agama yang Ada di Indonesia

Larangan Judi dalam Berbagai Agama yang Ada di Indonesia

Bandarqq – Di Indonesia keragaman agama memang tidak bisa dihindarkan. Wilayah yang luas dengan banyaknya perbedaan kepercayaan memang suatu keniscayaan dalam negara dengan warga majemuk. Akan tetapi, dari berbagai agama tersebut biasanya memiliki beberapa kesamaan.

Kesamaan ini biasanya terlihat dalam cara berperilaku setiap harinya, dan aturan mengenai kegiatan yang tidak boleh dilakukan umat masing-masing, disebabkan karena merugikan orang lain ataupun merugikan dirinya sendiri. Salah satu kesamaan dalam larangan  yang dibuat oleh agama-agama ini  adalah larangan melakukan perjudian dan berbagai kegiatan turunannnya.

Mengapa larangan judi dalam berbagai agama bisa terjadi? Hal ini disebabkan dari esensi kegiatan judi sendiri yang tidak berprinsip pada rasa keadilan. Ketiga aspek dalam judi, yakni permainan, keberuntungan, dan taruhan, dianggap sebagai perpaduan yang tidak tepat. Selain itu, judi juga membuat pemainnya memiliki sifat yang kurang terpuji, yakni malas, emosional, dan boros terhadap harta.

Lalu bagaimana pandangan agama-agama ini terkait permainan judi? Berikut merupakan beberapa agama yang memberikan pandangan negatif terhadap judi, karena memang dilarang sebab bertentangan dengan syariat agama, ataupun dilarang karena secara sosial dan kultural memberikan pengaruh buruk pada pemain dan orang disekitarnya.

Menurut Agama Kristen

Kristen tidak melarang perbuatan judi secara tersurat dengan spesifik, akan tetapi untuk permainan bandarqq yang disebut sebagai undian, dimana ia disebutkan dalam beberapa ayar, tidak begitu mendapatkan hukum yang jelas di dalam agama ini di dalam agama ini. Judi sendiri memiliki unsur undian di permainannya. Dalil yang menyebut undian di dalam agama Krsiten diantaranya adalah ayat Bilangan dan Amsal.

Misalnya dalam Bilangan 33:54, disana dijelaskan bahwa ketika pembagian suatu negara, yang memiliki pusaka besar mendapatkan bagian yang besar, begitupun sebaliknya. Nabi Zakaria disebutkan juga pernah melakukan undian untuk menentukan imam yang bertugas untuk membakar ukupan. Kisah tersebut termaktub dalam Luk 1:8-9. Dengan begitu larangan judi dalam berbagai agama ini menekankan hal yang berbeda pada agama Krsiten.

Akan tetapi, Kristen melarang umatnya untuk mencintai sesuatu yang berlebihan, terutama uang. Jelas judi sendiri merupakan kegiatan mendapatkan uang yang tidak benar, sebab di dapatkan dengan cara yang mudah. Dalam Amsal 10:4, manusia diharuskan bekerja dan mengumpulkan uang dengan cara yang halal. Ditekankan pula bahwa tangan yang rajin membuat kaya, sedangkan tangan yang lembab (malas) akan membuat orang miskin. Inilah yang menjadi dasar larangan judi dalam Kristen.

Agama Hindu

Berbeda dengan Kristen, Hindu melarang jelas perbuatan judi di dalam agamanya. Kitab yang melarang perjudian adalah kitab manava dharmasastra yangterdapat dalam sloka 221-228. Sepanjang soka tersebut disebutkan bahwa melakukan judi dan berbagai hal yang berkaitan denganya diharamkan.

Larangan judi dalam berbagai agama, khususnya Hindu ditetapkan secara jelas dan tersurat. Misalnya pada sloka 225 sampai 228, disana dijelaskan bahwa penjudi dan orang yang suka minum-minuman keras akan digolongkan sebagai orang-orang sramana bandar, akan disebut sebagai pencuri tersamar yang menganggu ketentraman hidup dari orang yang baik. Judi disebutkan juga menimbulkan berbagai hal yang buruk, seperti pencurian, kejahatan, dan permusuhan.

Ketika seorang penganut agama Hindu melakukan judi, baik nantinya di akankalah atau menang, akan membawa enam musuh di dalam dirinya, yakni keserakahan, nafsu yaang tidak terbendung, kemaranhan, sombong, iri hati, dan keinginan untuk mabuk.

Judi Menurut Pandangan Budha

Pada agama Budha ditekankan hidup yang sederhana, baik dari segi material maupun non material. Inilah yang menyebabkan judi termasuk hal yang sebaiknya dihindarkan oleh setiap penganutnya. Hal tersebut disebutkan dalam kitab sutta pitaka, yang mana dijelaskan kesan agama Budha terhadap orang yang melakukan perjudian.

Larangan judi dalam berbagai agama, khususnya di agama Budha terlihat dalam kesan buruk yang ditimbulkan oleh penganutnya, ketika ia melakukan judi. Di dalam kitab yang telah disebutkan sebelumnya, mereka yang berjudi tidak boleh lagi dipercayai ata-katanya, di pandang rendah oleh saudaranya, serta akan menimbulkan kebencian dan kemarahan bagi pihak yang kala dalam permainan.

Penjudi dalam agama Budha juga tidak boleh terikat dalam perkawinan, sebab akan merugikan keluarga tersebut. Uang yang harusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari malah digunakan untuk kegiatan judi dan aktifitas lain yang tidak bermanfaat. Bahkan Budha telah menetapkan aturan tentang saluran penghabisan kekayaan, dan judi merupakan salah satunya.

Menurut Agama Islam

Sama dengan agama Hindu, Islam melarang perjudian secara jelas di dalam kitab sucinya, yakni al-Quran. Sama dengan minum-minuman keras dan menyembag berhala, judi mendapatkan derajat yang seimbang dengan kegiatan berdosa tersebut. Terdapat beberapa ayat yang menjelaskan mengenai larangan judi, salah satunya adalah al-Baqarah ayat 219.

Di dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa judi dan minum-minuman keras merupakan kegiatan yang tidak mendatangkan manfaat dan termasuk dalam dosa besar. Beberapa hadist mendukng pernyataan ini. Pelarangan judi yang diabungkan dengan minum-minuman keras in disebabkan oleh perilaku masyarakat Arab. Dulunya, ketika mereka hendak melakukan judi, pasti akan diikuti oleh minum khamr dan berzina.

Itulah larangan judi dalam berbagai agama yang ada di Indonesia. Dengan ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pemerintah Indonesia yang melarang perjudian, merupakan suatu kebijakan yang tepat. Sebab banyak agama yang sebenarnya melarang perbuatan inii. Apabila masyarakat taat peraturan dengan tidak melakukan perjudian, tentunya lambat laun bisnis dan kegiatan judi akan hilang dari kebudayaan dan kultur masyarakat.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *